Yogyakarta – Ribuan warga bersama seluruh jajaran perangkat daerah dari Kabupaten Gunungkidul turut serta memeriahkan acara kirab dalam rangka merayakan Tingalan Dalem (ulang tahun) Sultan Hamengkubuwono X yang ke-80, Kamis, (2/4/2026).
Keikutsertaan ini merupakan wujud rasa cinta kasih dan penghormatan masyarakat Gunungkidul kepada Ngarsa Dalem. Dalam rombongan kirab tersebut, Kabupaten Gunungkidul mengerahkan sekitar 3.000 peserta yang terdiri dari perwakilan 144 kelurahan, seluruh perangkat daerah, panewu, lurah, hingga tokoh masyarakat. Rombongan ini membawa panji-panji bernama “Podang Ngisep Sari” yang merupakan pemberian langsung dari keraton kepada Kabupaten Gunungkidul.
“Selain membawa panji-panji, setiap kelurahan juga menghaturkan hasil bumi unggulan sebagai bentuk rasa sukacita.” hal tersebut disampaikan oleh Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat ditemui seusai acara.
Di antara hasil bumi yang menarik perhatian adalah Durian Nglanggeran serta singkong (tela) dengan ukuran raksasa yang beratnya mencapai hampir 20 kilogram. Menariknya, setelah diserahkan, Sultan memberikan kembali hasil bumi tersebut sebagai bentuk “sih katresnan” (tanda kasih) untuk dibagikan kembali kepada masyarakat dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Gunungkidul.
Momen ini juga menjadi ajang unjuk potensi ekonomi daerah, Bupati Endah mengatakan Berdasarkan rilis BPS, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gunungkidul saat ini menempati peringkat kedua di Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Di mana sektor pertanian menjadi penyumbang utama. Capaian ini selaras dengan program strategis nasional terkait ketahanan pangan, sehingga pemerintah kabupaten berkomitmen untuk terus mendorong penguatan lumbung pangan di setiap wilayah.” ujar Endah.
Melalui perayaan ini, masyarakat Gunungkidul menyampaikan doa dan harapan agar Sultan senantiasa diberkahi panjang usia, rezeki yang melimpah, serta terus menjadi pengayom bagi warga Yogyakarta. Diharapkan kepemimpinan beliau dapat terus membawa DIY menuju kondisi yang “toto titi tentrem gemah ripah jinawi”.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta yang turut serta sebagai pimpinan rombongan kirab pun juga menyampaikan suka cita bersama seluruh peserta kirab perwakilan dari Gunungkidul merayakan Tingalan Dalem (ulang tahun) Sultan Hamengkubuwono X yang ke-80. Meskipun rute kirab cukup menguras tenaga, para peserta tetap antusias mengikuti jalannya acara hingga selesai di kawasan Malioboro yang ditetapkan sebagai kawasan tanpa rokok.